Penuh Ternyata

Tiba-tiba saja Firefox tidak bisa membuka situs matematika (di localhost tentunya) yang sedang saya perbaiki. Padahal situs yang lain bisa. Juga phpMyAdmin, yang kadang bisa kadang enggak. Jangan-jangan ada modul atau librari dari joomla yang terhapus? Atau komponen yang sedang dibangun sama saya hancur berantakan yang mengakibatkan situsnya error?

Karena penasaran, saya lihat berkas log httpd di /var/log/httpd. Waw.. ternyata berkas error_log sudah sangat besar, 353 MB. Lalu saya buka dengan mc (karena kalau pakai Kwrite pasti akan sangat lemot). Dan ternyata error yang terjadi sudah sangat begitu banyak. Sudah ada lebih dari satu juta baris. Kebanyakan error dari joomla. Kecurigaan saya tentang adanya file modul atau librari joomla yang tehapus semakin besar. Waduh.. jangan-jangan saya harus buat situs dari awal nih..

Saya coba restart httpd beberapa kali dengan harapan agar bisa normal lagi. Tapi walaupun sudah sering direstart, tetap saja situs yang berbasis joomla tidak bisa dibuka. Lalu saya coba mengkompres berkas error agar tidak menghabiskan harddisk. Tapi kok nggak bisa ya? Saya sudah coba pakai Ark, gzip, tar, dan bzip2. Aneh juga. Karena semakin penasaran saya lihat kapasitas harddisk root (/). Dan wew.. ternyata kapasistasnya sudah 100%! Ini dia masalahnya ternyata.

Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda7 4.9G 4.6G 0 100% /

Saya coba memindahkan berkas error_log ke direktori /home yang masih ada sisa 3GB. Tapi tetap saja situs nggak bisa dibuka. Lalu kalau sudah begini bagaimana? Install ulang Slackware terlintas. Tapi rasanya sayang. Saya sudah banyak instal banyak program (yang kadang sering susah nginstalnya). Juga beberapa file di sistem sudah saya modif (sedikit, maklum masih pra-newbie šŸ™‚ ).

Lalu bagaimana? Inginnya sih memperbesar kapasitas harddisk root yang cuma 5 GB. Ya minimal jadi 7 atau 8GB lah.. Tapi saya nggak tahu caranya. Apalagi harddisk yang dipakai root (yang SATA) sudah tidak ada kapasitas yang kosong lagi. Semuanya sudah dibuat partisinya. Dan sampai saat ini saya nggak bisa me-resize harddisk dari linux. Kalau di Windows mungkin masih bisa.

Untung saja di komputer ada dua harddisk. Di harddisk yang satu lagi ada free space sebesar 8GB. Hanya saja belum dibuat partisinya. Masih kosong melompong. Sialnya di Slackware nggak ada program default untuk memparisi harddisk lewat GUI. Akhirnya saya pakai saja cfdisk. Walaupun berbasis teks, tapi masih lebih mudah dibandngkan pakai fdisk.

Maka dengan cfdisk lah saya buat partisinya. Maka terbentuklah partisi baru, /dev/hdb7. Lalu saya buat filesystemnya dengan mkfs.ext3. Jadilah partisi baru. Setelah itu lalu bagaimana? Apa saya harus instal ulang Slackware di partisi yang baru ini? Rasanya sia-sia. Inginnya sih beberapa direktori di / dipindah ke partisi ini. Tapi saya bingung caranya bagaimana. Tadinya mau pakai symbolic link. Tapi dulu pernah buat symbolic link direktori /opt malah gagal. Ya sudah mending pindahin saja direktori yang ukurannya sangat besar ke partisi baru. Setelah di cek dengan du ternyata yang harus dipindah itu direktori /usr karena ukurannya yang paling besar, 3.4 GB. Ya sudah saya salin saja file-file nya ke partisi yang baru.

Nah berkas di /usr sudah disalin, lalu bagaimana agar berkas yang di partisi baru yang bakal dipakai? Hmm.. bingung juga. Karena sudah terlanjur dipindah, saya coba edit saja fstab dan memasukkan /dev/hdb7 agar dimuat sebagai /usr. Karena takut terjadi error (bentrok karena ada dua /usr), saya restart komputer lalu memasukkan cd installer Slck. Jadi saya pakai bash milik installer.

Di bash milik installer, saya mounting /dev/sda7 lalu partisi ini di-chroot. Maka masuklah saya ke sistem saya lagi. Dipikir-pikir sepertinya cara ini nggak perlu dilakukan deh hehe… Tapi dari pada gagal kan?
Lalu dengan menggunakan mcedit saya edit fstab, dan memasukkan baris /dev/hdb7.

/dev/sda9 swap swap defaults 0 0
/dev/sda7 / ext3 defaults 1 1
/dev/hdb7 /usr ext3 defaults 1 1
/dev/sda10 /home ext3 defaults 1 2
#/dev/cdrom /mnt/cdrom auto noauto,owner,ro 0 0
/dev/fd0 /mnt/floppy auto noauto,owner 0 0

Lalu saya edit file inittab agar nanti kalau reboot masuk ke level 3, supaya cepat restartnya. Juga mengganti nama /usr ke /usr2. Buat jaga-jaga kalau gagal. Setelah itu saya coba restart.

Setelah direstart dan sudah login kok program fortune nggak jalan? Saya coba buka mc. Tak jalan juga. Setelah dilihat ternyata nggak ada direktori /usr di sana. Yang ada hanya /usr2. Kenapa? padahal saya sudah masukkan /usr di fstab. Saya restart lagi komputer dan masuk lagi ke bash milik cd installer. Mungkin nggak ada direktorinya pikir saya. Akhirnya saya buat direktori baru /usr. Untuk jaga-jaga saya masukkan juga /dev/hdb7 ke mtab.

Akhirnya setelah di restart lagi perintah-perintah dari /usr sudah bisa diakses. Artinya sudah berjalan baik. Jadi saya nggak usah install ulang Slackware. Akhirnya…

Ada komentar?

%d bloggers like this: