Printer HP Deskjet D2666 di Slackware

KARENA keperluan menyelesaikan skripsi, kakak saya murah hati meminjamkan printernya, sehingga adik saya nggak perlu ngeprint di rental. Mahal. Printer HP Deskjet D2666 yang kelihatannya masih baru dan jarang digunakan.

Seperti printer lainnya, pasti ada drivernya. Dan seperti biasa, driver printer hanya untuk Windows dan Mac. Tak ada untuk linux. Singkat cerita, ngeprint di Windows tak ada masalah berarti, kecuali indikator tinta yang terus menerus menyala karena nggak bisa ngedetek cartridge yang diisi tinta KW. Untung masih bisa ngeprint.

Jika di Windows lancar jaya, beda halnya dengan di Linux Slackware. Karena nggak ada CD drivernya (seperti semua printer pada umumnya), maka harus instal lewat cara lain. Untunglah sudah ada program HPLIP di komputer, sehingga secara otomatis menginstal printernya.

Beres? Sayangnya tidak. Ternyata saya salah instal. Harusnya setting dulu CUPS. Untunglah lewat CUPS, printer HP itu bisa terdeteksi dengan baik. Maka dicobalah ngeprint lewat oOo. Dan…. nggak keluar ternyata. Padahal di status di CUPS katanya jobs completed. Artinya pekerjaan ngeprint berhasil dengan baik.

Saya cek lewat hplip lagi. Ternyata ada error. Katanya Device Communication Error. Ah error apa lagi nih? Lewat google chrome saya hapus driver yang terinstal, tapi nggak bisa. Ya sudah, biarkanlah apa adanya.

Karena penasaran, kemarin siang saya coba lagi ngeprint, dan masih error. Pusing, lewat Firefox, saya hapus drivernya, dan ternyata kali ini bisa. Saya coba lagi membuat driver printer, kali ini masih lewat firefox. Setelah beberapa kali gagal, akhirnya bisa. Anehnya, kali ini printer waras, bisa ngeprint, walau di hplip masih terdeteksi adanya error (malah nggak kedetek lagi). Ah sudahlah, yang penting bisa mencetak, tak peduli printernya tak terdeteksi juga.

0 Thoughts.

Ada komentar?

%d bloggers like this: