Kernel Panic

SEKITAR 2 bulan kemarin, komputer di kantor dinstal Slackware. Tentunya dualisme dengan windows. Windows memang belum bisa tergantikan heuheu..

Awalnya, komputer didual boot dengan Blankon Sajadah. Namun, karena penasaran, saya pasang slackware. Kebetulan, seorang kawan sudah membakar iso slackware ke dvd.

Namun, seperti biasa, slackware nggak bisa langsung dipakai. Banyak masalah yang muncul, salah satunya tampilan desktop X yang nggak mendukung resolusi wide screen.
Seharusnya, monitor bisa menayangkan hingga resolusi 1366×768. Namun di slackware, resolusi mentok hanya 1024×768. Sangat terbatas dan nggak nyaman dilihat. Padahal, di windows maupun di blankonm resolusi bisa mencapai 1366×768.

Saya sudah mencoba beberapa cara seperti yang disarankan orang, baik di milis atau pun di forum-forum. Seperti mengutak-atik xorg.conf, tapi tetap saja nggak bisa. Malah x jadi error.

Waktu saya cek dengan uname, ternyata saya masih pakai kernel lama, 2.6.29. Dan ternyata, saya masih pakai slackware lama, versi 13. Hadeuuhh..

Karena saya punya iso versi 13.1, saya coba upgrade. Tapi karena nggak punya cd yang bisa dibakar -dan pembakarnya- saya cuma mount iso-nya, dan lakukan upgrade manual dengan upgrade *.txz. Termasuk untuk upgrade kernel ke versi 2.6.33.

Hasilnya? Komputer error dengan sukses. Kernel panic :D.

Ada komentar?

%d bloggers like this: