Agar lensa kacamata tetap kinclong

BAGI yang punya kacamata, pasti tak aneh lagi jika lensa kacamatanya berdebu. Dan berminyak. Dan susah dibersihkan. Nggak mengalami? oh berarti cuma saya saja. Tapi ternyata ada cara mudah supaya lensanya bisa kinclong lagi. Bukan, bukan dengan beli kacamata baru. Terlalu mahal, tentu saja.

Caranya ternyata mudah. Dan tentu saja murah jika dibandingkan harus beli lensa baru dengan tipe yang mahal seperti supersin dll. Bisa habis gaji saya cuma buat kacamata.

Menurut Mr Luvita Jaya -saya lupa namanya, yang pasti dia pemilik toko kacamata Luvita Jaya yang jualan di Jalan ABC- lensa kacamata -yang murah, tentu saja- memang sangat mudah kotor. Mau seberapa sering pun dilap, pasti tak lama kemudian bakal banyak noda menempel. Ya debu lah, minyak lah, air lah, atau sidik jari sendiri.

Sayangnya, kata pak Luvita Jaya, semakin sering dibersihkan, lensa kacamata bakal semakin banyak tergores. Akibatnya, makin buramlah itu lensa. Padahal jika semakin buram, makin nggak jelas kegunaannya.

Seperti lensa kacamata saya sebelum diganti dua bulan lalu. Rupanya sudah tak karuan karena terlalu banyak goresan. Sialnya Pak Luvita tahu kebiasaan jelek saya, mengelap kacamata dengan kaos atau baju, karena saya memang nggak punya lap kacamata :D.

Tapi ternyata, meski pakai lap kacamata yang biasa dikasih toko waktu beli lensa, lap itu nggak direkomendasikan sering-sering dipakai. “Terlalu kasar, bisa bikin lensa tergores lama kemalaan,” kata dia.

Lalu, bagaimana agar lensa kacamata nggak terlalu rumeuk karena terlalu sering dipakai? Caranya mudah, cukup basuh pakai busa sabun mandi.

Menurut pak Luvita, untuk membersihkan lensa, kita cukup membasuh lensa dengan busa sabun cukup banyak. Bukan sabunnya ya, tapi busanya. Iya. Nah setelah dibersihkan, tinggal disiram sama air biasa. Maka kinclong lah kacamata kita.

Nah kalau ternyata kita tetap ingin mengelap lensa dan tak mau lensanya cepat tergores, dia menyarankan menggunakan tisu toilet. Menurut dia, permukaan tisu toilet lebih halus dibandingkan lap kacamata biasa yang murah meriah itu.

“Saya pun kalau ke mana-mana suka bawa sedikit tisu toilet, buat jaga-jaga,” ujar dia.

Benarkah lebih halus? Wallahu alam bissawab. Saya belum pernah menelitinya :D.

*tulisan tak jelas* *demi agar ada postingan baru di bulan januari*

Ada komentar?

%d bloggers like this: