Memasang CM10 di Xperia J, akhirnya…

TELAT, memang. Sebagai pengguna Android sejak akhir 2011 silam, belum sekalipun saya pakai custom ROM. Bahkan untuk sekadar root pun baru dilakukan beberapa bulan setelah dibeli. Saya memang bukan geek :D.

Meski demikian, godaan untuk mencoba ROM lain selain yang dari Sony terus membayangi. halah. Apalagi ketika Sony tak lagi memerhatikan segmen ponsel yang nggak jelas masuk kelas mana ini. Masuk kelas premium jauh, masuk entry level nggak juga. Xperia J memang serba tanggung 😐

Maka ketika upaya memperbaharui firmware ke 11.2.A.0.31 yang merupakan firmware terakhir yang dirilis Sony (SETAHUN LALU!) nggak pernah berhasil, akhirnya tertarik juga untuk mencoba custom ROM selain Sony. Dan berdasarkan hasil riset googling (terutama di Xda-developers), dan saran dari Dichi, tertambatlah pada Cyanogenmod 10 alias CM10.

Kenapa versi 10, bukan versi terakhir alias CM11? Ya karena versi itu yang bisa digunakan untuk Xperia J (dan saudaranya seperti Mito, Tipo dan E). Setidaknya itu yang saya baca dari beberapa thread di Xda-developers.

Versi 10 itu artinya ponsel saya mentok cuma bisa pakai sampai Jelly Bean, belum bisa pakai Kitkat. Atau mungkin memang nggak bisa pakai KitKat ya? Kasian..

Oke, sudah tahu CM mana yang harus dipasang, lalu bahannya apa saja? Berdasarkan riset di Youtube, ternyata ada beberapa langkah sebelum saya bisa pasang itu barang.

Menurut akun Xperia Matej, XJ nggak bisa dipasang custom ROM jika langsung dari JellyBean. Artinya, kita harus downgrade dulu itu barang ke versi awal, yakni ICS alias 11.0.A.75. Bagi yang nekat langsung dari JB, ya bisa saja sih. Cuma nanti bermasalah dengan jaringan, alias nggak akan dapat sinyal 😀

Jadi, beberapa bahan yang musti disiapkan adalah, Flashtool, boot.img yang berisi CWM recovery, stok firmware berkas 11.0.a.75.tft, FXP ROM, kabel USB, komputer, dan ponsel yang sudah diunlock bootloadernya.

Untuk langkah-langkahnya, berdasarkan video paman Xperia Matej di atas, berikut rangkumannya. Ini saya tulis bukan buat gaya-gayaan, tapi sebagai pengingat, maklum pelupa :D.

  1. masukkan boot.img ke flahtool/firmwares
  2. buka flashtool.exe, pilih fastboot mode
  3. koneksikan hp pake usb, pilih fastboot mode. pastikan hp mati
  4. tekan vol up (+) sambil sambungkan kabel usb ke hp
  5. pilih tombol select kernel to flash. pilih boot.img di firmwares. flash berlangsung kurang dari sedetik
  6. cabut kabel dari hp, nyalakan hp
  7. ketik lampu di bawah berwarna pink/ungu, tekan volume bawah (-)
  8. pilih backup
  9. matikan hp dengan cabut batre. masukkan rom ICS (11.xx.xx.7.5.tft) ke firmwares
  10. buka flashtool.exe, masuk flashmode. pilih yang 11.xx.7.5 tadi, tekan tombol flash. tunggu
  11. masukkan batre ke hp. kalau sudah siap, tekan vol bawah sambil masukkan kabel usb, sampai masuk ke mode flashmode
  12. tunggu sampai flash selesai. lalu cabut kabel dari hp, dan nyalakan ulang
  13. lihat di setelah, apakah sudah masuk ke ICS? (versi 11.xx.7.5) kalau iya, matikan aja lagi
  14. salin file CM10-xx-jlo.zip ke sdcard. kalau sudah beres, cabut, lalu masukkan ke hp
  15. jalankan flashtool. masuk fastboot.
  16. kembali tekan vol up ketika colokkan usb, sampai lampu hijau dan di flashtool ada tulisan masuk mode fastboot
  17. select kernel to flash. pilih boot.img
  18. cabut kabel, nyalakan hp. saat lampu ungu, pencet vol bawah sampai masuk cmw recovery
  19. klik wipe data/factory reset
  20. klik wipe cache partition
  21. masuk ke advance > wipe dalvik cache
  22. instal zip from sdcard, cari file zip tadi
  23. setelah selesai (ada tulisan Install from sdcard complete), reboot system

Jika setelah direboot muncul animasi Cyanogenmod, selamat! Kamu berhasil mengganti stock ROM dengan custom ROM!

Lalu, apa ada perbedaan antara CM10 dengan ROM asli bawaan Sony? Tentu saja ada. yang pasti, semua aplikasi bawaan Sony seperti pemutar musik, video, dan juga aplikasi Google hilang. Bersih. Tapi jadi terasa lebih lega. Awal diinstal, sisa kapasitas memori cukup besa, bisa sampai 700 MB.

Loh, aplikasi Google hilang? Terus bagaimana saya bisa instal aplikasi adri Google Play? Tenang saja. Ternyata meski dihapus, ada yang baik hati menyediakan kumpulan aplikasi Google itu, namanya GAPPS. Untuk JB, besarnya sekitar 88 MB.

Meski bukan wajib, saya terpaksa pasang GAPPS lagi karena ada beberapa aplikasi yang nggak mau jalan. Salah satunya Strava yang membutuhkan Google Maps dan beberapa layanan Google lain.

Cuma itu? Tentu saja tidak. Setidaknya saya menemukan ada tiga hal yang ada di ROM bawaan, tapi nggak tersedia di CM.

Pertama, sekarang XJ saya nggak bisa distel pakai bahasa Sunda! Ya ini penting, karena saya lihat baru Sony saja yang memasukkan bahasa daerah ke dalam perangkatnya. Nggak hanya bahasa Sunda sebenarnya, bahasa Jawa pun ada kalau nggak salah.

Tapi di CM10, nggak ada layanan bahasa Sunda. Paling mentok ya bahasa Indonesia. Padahal kan keren kalau pakai bahasa Sunda, serasa lebih lokal 😀

Kedua, pada kamera. Ada dua fitur yang hilang di kamera. Pertama, kini kamera nggak bisa mengambil gambar dengan format full selebar ponsel (format 16:9 kah?). Akhirnya foto yang dihasilkan formatnya standar, nggak lagi melebar. Kedua, ternyata hasil foto yang dibuat nggak bisa disimpan di memori eksternal. Padahal memori internal XJ kan sangat terbatas, rebutan sama aplikasi.

Fitur ketiga yang rasanya hilang adalah fitur memutuskan koneksi data secara otomatis. Buat saya yang fakir bandwoth dan fakir batre, fitur ini cukup penting untuk menghemat data dan daya. Tapi apa daya ternyata CM10 tak menyediakan fitur ini.

Meski begitu, tentu saja ada fitur yang nggak ada di Sony tapi disediakan di CM10. Salah satunya adalah perbaikan performa. Bagi yang suka coba-coba, fitur overclock dkk sepertinya bisa jadi mainan tuh. Tapi saya belum coba karena takut malah merusak itu barang :D.

Selain itu, tampilan dan efek bawaan CM10 lumayan bagus dan nggak ngelag. Oiya, selama 2 hari terakhir pakai Cm10, XJ saya belum pernah restart lagi. Padahal biasanya kalau sedang sibuk, biasanya XJ suka ngehang dan otomatis reboot.

Semoga saja FXP yang bikin itu barang untuk JLO mau update dan memasukkan fitur yang dulu hilang, sekaligus menambah fitur lain. Atau malah bikin untuk versi KitKat? hehe *ngarep*

CM10 on Xperia J

BTW, katanya ada kabar burung bahwa pengembang FXP sedang mengembangkan versi Kitkat? Oh tak sabar saya, semoga saja benar 😀

6 Thoughts.

  1. saya punya gyoung di uprak oprek sampai bootloop berapa kali….haha. di flash lagi sama mang Odin..alhamdulillah normal lagi. nu penting kasalurkeun ngoprek 😀

  2. kang napa itu memory cmn 382?? soalnya hp saya juga sama kaya gtu bs di gedein lg ga?? hatur nuhun

  3. Pingback: Android KitKat di Sony Xperia J | Cacatan Kecil

Ada komentar?

%d bloggers like this: