Ngabuburit bareng Travis

KEISENGAN di tengah deadline memang selalu saja muncul. Kali ini tentang iseng mencoba Travis-CI supaya tampak kekinian supaya tampak pura-pura tahu tentang continous integration (CI).

Apa itu travis-ci? Sebelum ke travis, haru tahu dulu tentang CI. Apa itu CI? Menurut wikipedia, CI adalah:

Continuous integration (CI) is the practice, in software engineering, of merging all developer working copies to a shared mainline several times a day.

(Terjemahkan sendiri yah artinya apa ๐Ÿ˜€ )

Nah Travis-ci adalah salah satu layanan yang menyediakan fitur CI, terutama untuk proyek yang disimpan di github. Tak seperti layanan lain, kita tak perlu menyediakan mesin khusus untuk menjalankan layanan ini, karena semuanya sudah disediakan oleh Travis. Kita hanya tinggal menyiapkan proyek di github untuk dicoba dibangun di layanan tersebut.

Penasaran dengan layanan ini, salah satu proyek Android yang merupakan tugas di salah satu materi di Dicoding dijadikan kelinci percobaan. Proyek ini dipilih karena programnya sangat sederhana, jadi seharusnya tak error dong ya :D.

Setelah memasukkan berkas .travis.yml (ya depannya pakai titik) ke proyek itu, lalu si git-nya dipush, secara otomatis Travis akan membangun aplikasi tersebut (bahasanya aneh, bahasa aslinya build, entah bahasa Indonesianya yang benar apa).

Dan ternyata hasilnya error. Dicoba edit lagi berkas travis.yml, commit, dan push.
Tapi masih error terus.
Percobaan kedua error.
Percobaan ketiga tetap error.
Begitu terus sampai 10 kali. huft.

build failed

build failed

Apa yang salah? Yang pasti di berkas .travis.yml.

Untunglah ada google yang mahabaik. Setelah bolak-balik coba satu persatu solusi yang ketemu di google, akhirnya di percobaan ke-11 si bung Travis akhirnya bisa membangun proyek dengan baik dan benar. fyuh. Berikut susunan konfigurasinya:

language: android
android:
components:
- tools
- build-tools-23.0.3
- android-23
- extra-android-support
- extra-android-m2repository
script:
- chmod +x ./gradlew

Sudah selesai? Tentu saja belum pemirsah. Masih banyak konfigurasi yang belum berhasil dicoba. Salah satunya settingan emulator yang masih error. Marilah kita berburu lagi di google yang mahabaik sambil ngabuburit dan memikirkan kamu.

2 Thoughts.

Ada komentar?

%d bloggers like this: