Blob

Seumur-umur belajar Mysql, belum sekalipun menggunakan tipe data BLOB. Tapi karena sekarang katanya sedang mengontrak matakuliah database multimedia, jadi kata tean saya harus dipake itu tipe data. Ya sudah, tinggal pake kan?

Ternyata nggak segampang itu. Salah satu tipe Blob, Longblob yang katanya mampu menampung hingga 4 GB pada kenyataannya tidak bisa langsung dipakai. Setelah cari-cari di Google, ternyata ada beberapa settingan yang harus diubah.

Pertama, Mengeset max_allowed_packet di Mysql supaya bisa menerima ukuran file besar. Di saya defaultnya cuma 1 MB. Untuk menggantinya, kata di sini, harus lewat console.

mysql> set global max_allowed_packet=15728640;

Itu artinya mengubah supaya bisa menerima file berukuran hingga 16 MB. Itu saja? seharusnya iya,

Tapi kalau pakai Phpmyadmin, mau berapapun ukuran max_allowed_packet yang kita buat, ternyata tetap saja stuck di 2MB. Berdasarkan hasil pencarian (lagi) di Google, ternyata ketemu masalahnya. Konfigurasi PHP (di komputer saya) hanya mau mengupload file tidak lebih dari 2MB. Ya sudah artinya harus mengedit PHP.ini dan mengubah upload_max_filesize. Setelah itu restart apachenya, dan berdoalah supaya phpmyadmin mau menerima file besar.

Ya sudah sekian saja.
Edit: Ternyata mengupload file besar butuh waktu lama, jadi parameter max_execution_time di PHP.ini juga katanya musti diubah juga. Gant dengan waktu yang lebih besar. 2 jam misalnya 😀

0 Thoughts.

  1. terima kasih infona kaka

    ah kaka merendah nih…. ajarin saya dong, itu tugas blom selesai2 hikhikhik

  2. mastah.. gmana caranya masukin file ke DB??? di jadikan biner dulu atau gmana?

    ah ini mastah sok ga tau.. masa projremer web nanya ke projremer abal2 hihi

Ada komentar?

%d bloggers like this: