Root

SEJAK beli Android November tahun lalu, saya penasaran dengan aktivitas rooting merooting dan ngoprek dalamannya. Tapi karena nggak punya pengetahuan tetnang rooting merooting, akhirnya nggak jadi-jadi. Takut rusak, maklum ini hape pertama saya yang pakai Android hehe..

Waktu masih pake ICS, sebenarnya Sony Xperia J punya saya sudah diroot. Tapi pakai unlockroot.me yang memang sangat mudah. Next-next-yes. langsung jadi. Tapi setelah update ke Jelly Bean, ternyata saya nggak punya akses root lagi. Coba lagi pake unlockroot, ternyata nggak bisa.

Untunglah ada yang ‘mahatau’ google. Juga Kaskus. Dari hasil googling dan ubek-ubek forum di Kaskus, ketemu lah cara untuk meroot android saya. Caranya cukup ‘mudah’ dan bisa dibaca di sini.

Iya, mudah dalam tanda kutip. Karena kalau nggak dibaca dengan teliti, hasilnya bisa seperti hape saya: semua data hilang 😐

seharusnya, langkah paling awal ketika mau ngeroot adalah memback-up seluruh data penting di hape, seperti nomor kontak dan juga aplikasi kalau mau. Ini yang nggak saya lakukan. Akibatnya fatal, seluruh data yang saya simpan di notepad dan colorNote hilang. Juga data nomor kontak yang disimpan, semuanya hilang tak berbekas. hiks.

Untungnya (orang sunda mah teu weleh untung), masih ada data hasil back up dari ponsel Nokia lama saya, sehingga sebagian kontak bisa diselamatkan. Sementara untuk data aplikasi, wasalam saja.

Ada komentar?

%d bloggers like this: