Zenfone 2 tiba-tiba bootloop

Semua benda di dunia ini fana, tak ada yang abadi. Semuanya menuju kehancuran. Kerusakan. Ketiadaan. Begitu juga dengan benda buatan manusia bernama ponsel alias handphone alias telepon pintar yang tak pintar-pintar amat.

Oke, prolognya terlalu berlebihan. Padahal tulisan ini hanya mau cerita tentang kondisi terkini ponsel Asus Zenfone 2 Z008D yang saya beli pertengahan tahun lalu, beberapa hari sebelum berangkat ke Pangandaran.

Dulu waktu ke BEC saat mau beli ponsel baru pengganti Sony Xperia J yang sudah sakit-sakitan, awalnya mau beli Xiaomi seri Mi (lupa seri tepatnya). Cuma karena saat itu petugas di toko mengaku tak bisa beli Xiaomi secara cash (padahal sebelumnya meminta saya beli Xiaomi itu dengan uang cash sehingga saya harus cari ATM dulu buat ambil duitnya), akhirnya pilihannya jatuh ke Asus Zenfone 2. Keputusan yang aneh :D.

Ok, setelah setahun berlalu, keanehan ponsel ini mulai terasa. Saat lagi musim game Pokemon Go dan Ingress, kelakuan ponsel mulai aneh-aneh. Di layar mulai muncul semacam garis-garis, terutama di bagian atas layar. Ponsel pun kadang tiba-tiba restart sendiri.

Makanya ketika pada Kamis (29/9/2016) subuh ponsel tiba-tiba ngehang, saya pikir masalahnya sama, tinggal restart ulang dan keadaan seperti semula sedia kala.

Namun kemudian negara api menyerang.

Hingga mau berangkat kerja, ponsel masih ogah kembali, malah terus-terusan restart ulang. Bootloop! Apa ini akhir dari perjalanan si Zenfone 2 bersama saya? Ah tidaaaak!

Saat di kantor, keadaan tak juga berubah. Padahal saat itu ada deadline yang harus segera dikerjakan. Apa yang harus saya lakukan? Apa si ponsel harus opname? Atau mending beli yang baru? *kemudian lihat dompet yang kosong melompong*

Maka di sela-sela deadline dan menunggu hasil gradle build, saya googlinglah cara mengembalikan telepon kembali seperti sedia kala. Atau setidaknya kembali bisa digunakan, tak jadi batu bata.

Ok, dari hasil googling, ada dua cara yang dilakukan, yakni hard reset dan flash ulang. Keduanya punya risiko yang sama: Kehilangan seluruh data di memori ponsel. Mulai dari data nomor telepon, berkas chat, sms, dan juga foto dan video kenangan.

Nah, untuk melakukan kedua langkah di atas, kita harus masuk ke mode recovery. Caranya gampang, yakni saat ponsel dalam keadaan mati, tekan tombol power dan volume atas secara bersamaan hingga muncul logo Asus, setelah itu tombol power bisa dilepas, tapi tombol volume harus tetap ditekan hingga masuk ke mode recovery. Lalu kalau sudah masuk semacam opsi boot, pilih mode recovery dengan menekan volume atas atau bawah, lalu tekan power.

Tapi ternyata ada error. Ada kesalahan. Kenapa masih tak masuk mode factory reset? Dari hasil googling lagi, ternyata saat ada tulisan error itu, saya harus kembali menekan power+volume atas untuk bisa masuk ke mode itu.

Setelah masuk mode itu, pilih factory reset alias hardreset (saya lupa nama menunya) dan tunggu sistem bekerja. Jangan lupa berdoa, semoga prosesnya lancar.

Tapi kemudian proses hard reset itu gagal. Ponsel masih tak bisa kembali seperti sedia kala. Karena itu mari kita lakukan cara kedua, yaitu flash ulang sistemnya dengan berkas flash baru. Cara ini sebut juga dengan adb sideload, sesuai nama perintahnya.

Bagi kamu yang mau flash ulang ponsel dan menggunakan windows, maka kamu harus cari aplikasi fastboot.exe beserta teman-temannya. Pastikan ada aplikasi adb dan kawan-kawannya di dalamnya.

Bagi yang sudah install Android Studio sih tinggal cari berkas itu di direktori Android SDK. Juga jangan lupa install penggerak alias driver Intel USB.

Bagaimana dengan di Linux? Ternyata tinggal cari di repo masing-masing. Untuk di Opensuse, namanya android-tools. Kalau tak salah di Ubuntu juga ada paketnya. Tapi kalau kamu sudah install Android Studio sih tak perlu repot-repot. Sudah tahu kan di mana letak berkas itu?

Nah langkah selanjutnya kalau segala perangkatnya sudah siap adalah mengunduh berkas rom atau firmware yang ukurannya sangat besar, 1,2GB. Berkas yang saya unduh namanya UL-Z008-WW-2.20.40.156-user.zip.

Sebelum melakukan perintah adb sideload, pastikan dulu si ponsel terbaca sama komputer kita. Nah di Linux, karena kita tak install drivernya, pastikan dulu bahwa komputernya dapat mengenali perangkat kita. Caranya ketik perintah lsusb. Nanti hasilnya seperti ini.

$ lsusb
Bus 003 Device 002: ID 8087:8000 Intel Corp.
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0003 Linux Foundation 3.0 root hub
Bus 001 Device 005: ID 0bda:b728 Realtek Semiconductor Corp.
Bus 001 Device 004: ID 13d3:5727 IMC Networks
Bus 001 Device 003: ID 0bda:0129 Realtek Semiconductor Corp. RTS5129 Card Reader Controller
Bus 001 Device 008: ID 0b05:5601 ASUSTek Computer, Inc.
Bus 001 Device 002: ID 046d:c534 Logitech, Inc.
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub

Di situ terbaca bahwa ponsel saya ada di Bus 001 dengan idVendor 0b05. Masukan variabel idVendor ini ke berkas /etc/rules.d/51-android.rules (kalau belum ada, bikin saja pakai root). Jadi isi berkasnya seperti berikut:

SUBSYSTEM=="usb", ATTR{idVendor}=="0b05", MODE="0666", GROUP="plugdev"

Nah kalau sudah, lakukan perintah chmod a+r.

$ sudo chmod a+r /etc/udev/rules.d/51-android.rules

Setelah itu reload ulang rules yang sudah kita buat.

$ sudo udevadm control --reload-rules

Seharusnya dengan cara itu si ponsel sudah terbaca. Tapi entah kenapa Zenfone saya tak terbaca :(. Anehnya ketika idVendor diganti menjadi 8087 malah bisa :D.

Oke, ponsel sudah terbaca, maka lakukan langkah terakhir yaitu melakukan flash ulang! Eh tapi jangan lupa pastikan bahwa adb server sudah jalan.

$ adb sideload UL-Z008-WW-2.20.40.156-user.zip

Langkah terakhir, tunggu beberapa lama dan berdoalah agar prosesnya berjalan lancar. Dan alhamdulillah ya akhirnya langkah ini berhasil juga.

Horeee telepon saya terlahir kembali dan seperti baru!

Lalu apa yang terjadi pada si Zenfone setelah diflash ulang? Yang pasti semuanya kembali seperti semula saat pertama beli. Semua data di memori internal menghilang tanpa jejak. Begitu pula dengan semua aplikasi dan game yang sudah terinstal. Juga kenangan tentangmu. eh.

Mungkin ini teguran dari si Zenfone supaya si pemiliknya benar-benar melangkah ke depan. Tak perlulah melihat kembali ke belakang, mengenang semua kenangan di ponsel. Move on. Halah.

Ya sudah, selamat Sabtu malam! Sampurasun!

Sumber:
http://arul58.blogspot.co.id/2015/12/cara-mengatasi-bootloop-asus-zenfone-2.html
https://developer.android.com/studio/run/device.html
http://www.asus.com/Phone/ZenFone_2_ZE550ML/HelpDesk_Download/

Ada komentar?

%d bloggers like this: