Kehidupan tak pernah berakhir*

KATA orang, Bandung adalah salah satu destinasi kuliner favorit. Di kota Parijs van Java ini, hampir segala macam kuliner, dari yang tradisional sampai yang lebih modern dari kuliner modern ada. Juga kuliner yang aneh-aneh. Atau mahiwal. Atau unik. Salah satunya restoran vegan yang satu ini.
Hiduplah hidup!

Ke Surabaya

KAMI datang kepagian. Belum ada yang datang, bahkan tidak ada satu panitia pun yang nongol. Tempat ini masih sepi. Hanya ada anak-anak yang sedang main bola di lapang parkir. Di dekat anak-anak itu, dua sopir sedang ngobrol. Salah satunya yang mengantar kami ke gedung ini.

Di pinggir jalan depan gedung, sejumlah anak muda sedang istirahat dan foto-foto di dekat motor miliknya. Di ujung sana, seorang ibu duduk menunggu pembeli. Dia menjual sarapan berupa pecel dan gorengan. Di sini, disebutnya peyek. Di tembok tempat ibu itu jualan, tertulis jelas “Dilarang Jualan.”
Tulisannya panjang loh. tumben