google

[S]AYA punya beberapa akun email. Ada yang akun pribadi di gmail, akun pribadi dengan domain sendiri, akun kantor, akun dengan domain komunitas, dan akun dari kampus. Sebagian besar akun email itu saling terhubung sehingga saya nggak perlu buka semuanya. Ribet soalnya.
google adalah candu

Apa Ini?

DALAM beberapa status fesbuk seorang teman maya (yang tak pernah saya lihat di dunia nyata), ada yang menulis tentang aplikasi yang satu ini. Awalnya nggak penasaran, karena ya nggak tahu apakah itu. Jadi, tak saya komentari dan melanjutkan baca-baca status-status teman-teman lain yang pada nggak jelas.

Tapi kemarin (10/2/2010), ketika buka akun email gmail kantor, ada yang aneh. Tepatnya sesuatu yang baru. Apa itu? Yap, Google Buzz. Bingung juga, untuk apakah ini? apakah seperti fesbuk? atau seperti microblogging macam plurk atau twitter atau koprol? Yasud, saya logout akun milik kantor dan saya login sama akun milik saya. Dan, voila! ternyata akun saya nggak ada fasilitas Buzz! Aneh juga.. Masa diskriminasi sih mbah mulia gugel?? Padahal kan saya user veteran, karena sudah pakai gmail ketika masih jaman invite-invite, nggak seperti sekarang yang bisa bebas buat akun baru.
Continue reading