Tuntutlah Ilmu Sampai ke Belanda

SEBUAH hadits (yang katanya belakangan ini ditengarai dhaif) menyatakan, tuntutlah ilmu walau sampai ke Cina. Atau Tiongkok menurut istilah koran Jawa Pos. Tentu artinya bukan saklek menuntut ilmu harus ke negeri tirai bambu itu. Walau nggak haram juga. Artinya, jangan hanya belajar di negeri sendiri saja, apalagi cuma di Bandung hehe. Cobalah tembus dunia, seperti kata guru Ikal di Sang Pemimpi.

Maka, banyaklah manusia Indonesia yang terbang berseliweran ke luar negeri untuk menuntut ilmu. Seperti teman saya yang sudah hampir 2 tahun di negerinya Shinosuke dan Doraemon. Dan masih ngulik soal angka dan rumus 🙂 Juga teman saya yang akhir tahun lalu juga menapaki jejak sang kawan. Tapi nggak tahu diterima atau nggak. Semoga saja diterima. Pinter pisan gituloh..

Continue reading

Hiatus

JAMAN sekarang, hampir setiap orang setiap harinya bersentuhan dengan komnputer. Susah rasanya untuk tidak berhadapan dengan komputer barang sehari. Sepertinya susah sekali untuk tidak bergantung sama gadget yang satu ini.

Begitu juga dengan saya. Hampir setiap hari (atau malah sepanjang hari saya berhadapan dengan komputer. MUlai di rumah sampai di kantor. Rasanya sebagian besar waktu hanya menatap layar aja. hikshiks.
Continue reading