Seminggu pertama berlangganan Indihome

cepat sekali ya

cepat sekali ya

Spoiler: Mengecewakan. Kalau di daerah kamu ada penyedia jaringan lain, mending pakai yang lain. Atau jika budget kamu lumayan besar untuk internet, paket internet macam XL Izi bisa jadi pilihan. Serius.

Sejak work from home 4 bulan lalu, koneksi internet yang stabil dan kencang dan ((unlimited)) menjadi suatu kebutuhan primer agar supaya dapur tetap ngebul. Karena di rumah tidak langganan internet, selama 4 bulan ke belakang saya mengandalkan koneksi dari modem Huawei yang diisi paket Izi dari XL. Harganya Rp100.000 per 20 GB. Lumayan mahal memang. Untung koneksinya stabil. Setidaknya bisa digunakan untuk streaming rapat sehari-hari.

Nah sejak pindah kontrakan dan kebutuhan akan internet yang semakin besar, mulailah saya cari-cari ISP yang kira-kira bisa digunakan. Sialnya, tidak ada satu pun ISP yang menjangkau rumah kontrakan ini. Termasuk Indihome. Sebenarnya bukan tidak terjangkau, tapi slotnya sudah habis.

Untunglah karena banyak juga yang ingin langganan (dan tetangga kebetulan pegawai Telkom), akhirnya Indihome bisa terpasang juga. Tepat tanggal 10 Dzulhijjah 1441 H, sore hari ketika sebagian orang sedang nyate, beberapa petugas Indihome datang ke kampung kami untuk memasang kabel telepon. Alhamdulillah, kini saya bisa merasakan koneksi internet kencang Indihome!

Memang kencang?

Dari pengalaman seminggu pertama pakai Indihome, sepertinya ISP ini cocoknya untuk mereka yang membutuhkan hiburan lewat internet. Kalau untuk kebutuhan kerja rasanya jauh. Bayangkan saja, meski koneksi ke Youtube lancar jaya (dengan resolusi 480p), eh pas dipakai untuk rapat via Microsoft Team koneksinya ngos-ngosan.

jaringan jelek ketika rapat di teams

Begitu juga ketika hendak koneksi ke jaringan kantor, rasanya lumayan bikin kepala agak panas. Buka Jira tak selancar buka halaman youtube. Koneksi juga sempat bermasalah ketika coba upgrade laptop yang dipasang linux. Cuma dapat kecepatan kurang dari 100Kb/s. Alhasil butuh waktu lumayan lama untuk memasang KDE di openSUSE saya.

yang bikin sedih lagi, ketika saya mau belajar di Udemy, ternyata koneksi ke videonya sangat-sangat-sangat lambat sekali. Padahal konek ke situsnya tidak ada masalah, namun ketika play video, yang ada cuma loading yang tidak pernah selesai.

Karena penasaran, saya coba unduh materi videonya lewat curl. Hasilnya? Saya cuma dapat kecepatan di bawah 100Kb/s. Sangat cepat sekali, bukan?

22 jam untuk mengunduh berkas sebesar 17.2 MB

Sebagai perbandingan, di saat saya sedang unduh video dari Udemy, berikut adalah hasil speedtest dari speedtest.net (yang fast.com bisa dilihat di atas).

Hasil Speedtest

Sementara ini hasil speedtest dari google. Cuma dapat 0.8 Mbps. Sepertinya ini yang paling benar :))

speedtest di google stadia

Jadi kesimpulannya, jika di daerahmu banyak ISP yang bisa dipilih, Indihome mungkin hanya sebagai pilihan terakhir. Atau kalau punya budget lumayan besar, paket Izi dari XL, Indosat freedom, atau by.u bisa jadi pilihan.  Meskipun jaringannya juga suka down, tapi tidak terlalu sering dan bisa dibilang relatif stabil.

Ada komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: