Disable Keyboard bawaan laptop di Linux

Keychron K6

Meki yang sangat menggoda iman

Beberapa hari lalu, laptop Lenovo saya kecipratan air dari talang yang bocor. Kecipratannya memang hanya sedikit, tapi entah kenapa tiba-tiba laptopnya jadi aneh. Kibornya kembali bermasalah.

Saat kecipratan air itu, sebenarnya laptop dalam keadaan mati dan tertutup. Tapi karena takut kenapa-kenapa, setelah dilap dan dipastikan tidak ada air yang membasahi badan laptop, saya biarkan beberapa hari supaya benar-benar kering, tidak langsung dicoba dinyalakan dulu.

Apakah langkah preventif yang saya lakukan berhasil? Ternyata tidak. Saat dinyalakan, ternyata kibor laptop bermasalah. Tepatnya, masalahnya bertambah. Kali ini yang error adalah kunci bawah. Tidak seperti msalah kunci kanan yang ‘hanya` rusak, kunci yang ini malah jadi seperti kepencet terus. Alhasil saya jadi sangat kesulitan ketika mau ngetik.

Untunglah beberapa bulan ke belakang saya beli keyboard bluetooth murah entah merek apa dengan kode BK3001. Jangan harapkan kualitasnya, juga masalah koneksinya yang sangat ribet ketika mau disambungkan di linux. Setidaknya masih bisa dipakai untuk mengetik.

Nah, supaya error tombol bawah tidak mengganggu, ada baiknya kibor bawaan laptop dimatikan saja. Untuk mematikannya ternyata lumayan mudah, yakni menggunakan xinput. Sebelum menonaktifkan kibor, kita harus tahu dulu id kibor kita berapa. Hal ini bisa dilihat dari hasil xinput list.

$ xinput list
⎡ Virtual core pointer                          id=2    [master pointer  (3)]
⎜   ↳ Virtual core XTEST pointer                id=4    [slave  pointer  (2)]
⎜   ↳ SynPS/2 Synaptics TouchPad                id=13   [slave  pointer  (2)]
⎜   ↳ Logitech Wireless Mouse PID:4022          id=14   [slave  pointer  (2)]
⎣ Virtual core keyboard                         id=3    [master keyboard (2)]
    ↳ Virtual core XTEST keyboard               id=5    [slave  keyboard (3)]
    ↳ Power Button                              id=6    [slave  keyboard (3)]
    ↳ Video Bus                                 id=7    [slave  keyboard (3)]
    ↳ Video Bus                                 id=8    [slave  keyboard (3)]
    ↳ Power Button                              id=9    [slave  keyboard (3)]
    ↳ Lenovo EasyCamera: Lenovo EasyC           id=10   [slave  keyboard (3)]
    ↳ Ideapad extra buttons                     id=11   [slave  keyboard (3)]
    ↳ AT Translated Set 2 keyboard              id=12   [slave  keyboard (3)]

Dari perintah list, diketahui bahwa id kibor saya adalah 12 dan angka 3 di dalam kurung. Angka yang di dalam kurung ini nanti berguna untuk emngaktifkan kembali ibor laptop. Untuk menonaktifkannya, gunakan perintah float:

$ xinput float 12

Sudah. Selesai. Kibor laptop saya kini tidak bisa digunakan.

Untuk mengaktifkannya kembali, kita gunakan perintah xinput reattach id angkadalamkurung:

$ xinput reattach 12 3

Untuk mengeceknya, silakan ketik sesuatu menggunakan kibor laptop kamu. Kalau tidak ada halangan, seharusnya kibor laptop sudah bisa kembali digunakan.

Supaya proses aktif/nonaktif kibor menjadi lebih mudah, kita bisa bikin skripnya. Disclaimer: skrip (dan cara penggunaan xinput di tulisan ini) adalah hasil nyontek dari sini (dengan perubahan seperlunya).

Begini skripnya:

#!/bin/bash
Icon="/usr/share/icons/Adwaita/scalable/apps/preferences-desktop-keyboard-symbolic.svg"
Icoff="/usr/share/icons/Tango/scalable/status/dialog-warning.svg"
fconfig=".keyboard" 
id=12
attach=3

if [ ! -f $fconfig ];
    then
        echo "Creating config file"
        echo "enabled" > $fconfig
        var="enabled"
    else
        read -r var< $fconfig
        echo "keyboard is : $var"
fi

if [ $var = "disabled" ];
    then
        notify-send -i $Icon "Enabling keyboard..." \ "ON - Keyboard connected !";
        echo "enable keyboard..."
        xinput reattach $id $attach
        echo "enabled" > $fconfig
    elif [ $var = "enabled" ]; then
        notify-send -i $Icoff "Disabling Keyboard" \ "OFF - Keyboard disconnected";
        echo "disable keyboard"
        xinput float $id
        echo 'disabled' > $fconfig
fi

Simpan skrip ini di tempat yang mudah dicapai, misalnya di /home/userkamu/bin/kibor.sh dan jangan lupa untuk ubah modenya supaya bisa dieksekusi dengan mudah.

~:$ chmod +x kibor.sh

Untuk memudahkan lagi, kita bisa bikin jalan pintas untuk disimpan di desktop atau panel. Untuk di KDE, cara bikin pintasan bisa dilakukan di desktop, lalu klik kanan -> Ciptakan baru -> Tautan ke Aplikasi.

bikin shortcut

Klik tab Aplikasi dan isi kolom nama serta kolom perintah sesuai lokasi skrip kibor.sh yang sudah dibikin. Kalau mau, kita juga bisa ganti ikonnya. Untuk mengaktifkan atau nonaktifkan kibor, kita tinggal pencet saja ikonnya. Hasilnya kira-kira seperti ini:

shortcutnya sudah jadi

 

kibor berhasil diaktifkan

 

Bagaimana pemirsa, mudah sekali, bukan?

Ada komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: