[M]umpung masih awal shaum, mari kita bernostalgila ke zaman masih unyu, ketika harga bala-bala masih Rp100 dan ukurannya cukup besar. Siapa tahu saya bisa nulis banyak, sehingga bisa menandingi buku kuncen Bandung, alm. Haryoto Kunto: Ramadhan di Priangan 😀