Berbelit-belit

TIGA hari terakhir, saya kembali ke lapangan, karena teman saya yang biasa meliput kebetulan sedang sakit dan tidak bisa masuk. Akhirnya, meski malamnya nggak tidur, terpaksa saya turun lagi. Tapi bukan itu yang jadi masalah, karena saya senang-senang saja bisa kembali liputan. Bisa sambil main dan jalan-jalan .

Yang jadi masalah adalah, saya harus kembali berurusan dengan yang namanya birokrasi yang berbelit-belit. Berbeda dengan atasannya yang biasanya ramah ketika mau diwawancara, para staf atau bawahan biasanya sangat sulit dimintai keterangan, bahkan hanya sekadar menanyakan siapa yang harus saya temui, di mana orangnya, atau berapa nomor teleponnya.
Continue reading

Pemilihan Unyu Kepala Daerah

Hari ini (29/8/2010) Kabupaten Bandung menggelar hajatan mahal: Pemilihan bupati untuk periode 2010-2015. Setelah sebelumnya digelar kampanye meski sedang puasa. Makanya, katanya banyak peserta kampanye yang jadi nggak puasa gara-gara ikut-ikutan kampanye. Untung saya nggak ikutan :D.

Meski tiap hari suka baca berita tentang pemilukada, saya kaget waktu pengumuman calon bupati, ternyata jumlahnya ada 8. Busyet, banyak banget. Saya sadar ketika lihat spanduk peserta kampanye nomer 8 di jalan-jalan. MEski nggak menyalahi aturan, saya pikir jumlah ini kebanyakan. Bukan apa-apa, peluang untuk mendapatkan suara mayoritas semakin kecil, karena pasti suaranya bakal terbagi. Akhirnya, pasti bakal ada putaran kedua. Dan itu sangat membosankan bagi saya yang setahun lalu ngeliput kampanye para calon anggota hewan.

Continue reading

Rama dan Raja Idrus

MUNGKIN cerita tentang pengakuan Ramaditya tentang pencabutan klaim atas pengakuannya sebagai komposer musik game sudah basi ya.. Tapi tak apa, karena saya ingin menulis ini. Kenapa? tentu bukan karena sedang tren (walau sebenarnya iya juga sih), tapi saya takjub atas cerita ini. Bahwa banyak orang yang tertipu atas klaimnya selama ini.

Sebagai orang yang sehari-hari harus bersikap skeptis, kadang kenyataan ini membuat saya malu. Ternyata saya nggak pernah mengecek kebenaran klaim tersebut. Asal percaya saja. Bodoh? Mungkin iya, seperti anda yang pernah percaya akan ceritanya. Untungnya saya belum pernah menulis tentang dia hehe..
Continue reading

[repost] Kesederhanaan Bung Hatta

Tulisan ini saya kutip dari sebuah milis. Bagaimana kesederhanaan yang ditampilkan pejabat negara. Miris kalau dibandingkan dengan pejabat sekarang. Bahkan untuk sekaliber Lurah. 🙁
——
Pada tahun 1950-an, Bally adalah sebuah merek sepatu yang bermutu tinggi dan tidak murah. Bung Hatta, Wakil Presiden pertama RI, berminat pada sepatu itu. Ia kemudian menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, lalu berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut.
Continue reading

24 Jam

BEBERAPA minggu terakhir ada wacana baru di Kota Bandung terkait permasalahan minimarket: tidak (lagi) mengijinkan minimarket untuk buka 24 jam penuh. Jadi, nantinya semua minimarket harus sudah tutup di atas jam 10 malam, kecuali bagi minimarket yang mempunyai ijin khusus.

Aturan ini, katanya, karena sangat meresahkan pedagang kecil, terutama toko-toko. Sehingga, Pemkot merasa harus menertibkan jam malam untuk minimarket tersebut.
Continue reading